Liburan ke Pulau Tidung Pulau Seribu Tanpa Travel

Sekedar mau menerangkan. Resolusi saya tahun 2014 ini yaitu jalan-jalan ke 16 lokasi-lokasi wisata baru, apa itu kawasan wisata domestic ataupun obyek wisata yng ada di luar Indonesia. Obyek pertama yng ingin saya singgahi adalah > Pulau Tidung. Pulau Tidung beralamat di Pulau Seribu bagian Selatan. Sejatinya saya sudah mendengar soal pulau Tidung tersebut dari 2 – 3 kawan yang sudah rekreasi ke Pulau Tidung, tapi kata keadaan dilokasi wisata di Pulau Tidung ini nggak enak2 banget. Namun pulau Tidung tetap saya tuliskan ke daftar tempat traveling yang wajib di taklukan lantaran selain saya belum pernah sama sekali ke Kepulauan Seribu, tarif tiket wisata ke Pulau Tidung saya anggap cukup murah meriah dan tidak musti cuti untuk berekreasi ke Pulau Tidung coz dekat beud jarak Pulau Tidung tersebut maka wisatawan tidak harus gunakan pesawat

Tuk traveling sekarang ini, saya menggunakan travel organizer sebab nggak mau repot tetapi paket tour yang saya pesan namanya paket travel backpacker Pulau Tidung. Biaya perorangnya saat itu ialah 375.RIBU sudah termasuk snorkling full memakai alat-alatnya, penginapan AC, makan 3 x dsl

Pulau Tidung

Pulau Tidung

Naik kapal ferry ke Pulau Tidung matab banget gan! coz semuanya penumpang duduknya gak pake bangku, tetapi ada pelampung yang boleh di pakai oleh setiap penumpang kok. So!, jika emang anda gak suka ngemper ‘n gak bisa ngeslank, saya percaya anda semua nggak bakal dapat menikmati indahnya laut. Kapal berangkat jam 8.00. Waktu trip dua jam. Anginnya lumayan besar. Saya yang pertamanya males pakai pelampung jadi ngedon dan segera pake semua LOL!! . Jam sepuluh kurang kita sampai. Disini agen travelnya sudah lama menanti kemudian rombongan diguide ke lokasi tempat menginap lalu istirahat ‘n makan siang. Jam 12.30, saya pergi untuk snorkeling.

Namun mantab, Renang bersama ikan kecil yang lucu itu menakjubkan dengan ikan-ikan yang berwarna-warni tersebut. Setelah snorkling, rombongan jalan-jalan dulu di sekitar pulau Payung. Pantainya tak begitu luas & airnya bening. Di sini pun ada beberapa warung jajanan. Tentu saja karena habis snorkling itu kamu semuanya pastinya akan merasa laper, saya membeli mie ayam goreng disana. Menyantab Mie ayam kuah sambil memandangi indahnya laut. Perjalanan pulang ke Pulau Tidung terasa bikin keder kerna pada waktu itu anginnya kencang banget saya kebeneran duduk dibagian muka kapal. Saya baru nyadar pakai kapal ditengah hempasan gelombang yang lumayan besar itu seakan-akan main permainan2 yg terdapat di dunia fantasi para penumpang kapal takut, tegang tetapi seru.

Malamnya, diadakan acara bakar-bakar ikan di tepi dermaga. Masakannya enak banget kita berempat memakan 3 ekor ikan. Tetapi, saya tidak tahu ya apa sebutan ikan yng kita panggang itu. Namun kata mas disana, ikan disitu pastinya sedap sebab betul2 baru.

Jam sudah menunjukan pukul sebelas malam, tapi ada seorang kawan yang ingin main-main menggunakan sepeda so jadilah saya memakai sepeda menyusuri pulau Tidung, menuju ke jembatan cinta yng menyatukan Pulau Tidung besar dengan Pulau Tidung kecil. Setelah puas memandangi bintang-bintang, kita balik ke tempat menginap lagi. Esok harinya, jam empat, saya sudah janjian pengen mengunjungi lagi ke jembatan cinta.

Habis dari jembatan cinta pas betul waktu kami ampai di lokasi menginap, hujan tiba-tiba turun deras. Saya lantas makan pagi, sebab rupa-rupanya di tempat menginap juga disediakan breakfast, terus sehabis itu saya harus siap-siap bungkus2 barang bawaan kerna jam 9.45 kapal yang membawa pulang ke Jakarta telah datang.

Banyak banget bila seandainya sy ceritakan semua kenangan kala backpacker ke Pulau Tidung itu namun kerna saya sudah pingin tidur so! saya tuntasin dulu ya pengalaman saya waktu backpacker ke Pulau Tidung bersama dengan teman semoga cerita ini dapat menjadi sesuatu yng sangat memberikan faedah untuk para wisatawan semua yg mungkin bulan ini kepengen jalan-jalan ke Pulau Tidung juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published.